Sabtu, September 27, 2008

All STUFF

Mendengar cerita seorang teman yang asyik menceritakan barang-barang yang dijagany dengan baik alias ‘kesayangan’ (yaaa..yaa karena topic yang palink menarik adalah ‘tnt diri sendiri’), menginspirasi gw tuk menceritakan beberpa jenis ‘barang’ yang dalam kurun waktu beberapa tahun ini menemani dan sangat membantu gw, memang gw mah ga punya barang ‘kesayangan’ yang bisa di banggakan ke pada orang lain!

PC di rumah (its pitty on you!)



Motor Supra MERAH thn 1998 (dah 10 thn nih motor)


NOKIA seri 1100(dah ga di pake lagiih) :


LAPTOP HP c250 (berpindah tangan):


MUG POWER RANGER PINK(geulueh aargh!) :




SELIMUT COKLAT JADUL(mitosis kaya cacing,umur ny sama ma gw niih) :


HELM TAKACHI (ganti uuui!!):



ASMIRANDA(my obsession) :


Kamis, September 25, 2008

ACL(Access Control List) System (Day 1: analisa proses berjalan & analisa kebutuhan)

Dari beberapa pekerjaan website yg pernah saia kerjakan, saya menemui kendala yang berulang-ulang :

  1. Penggunaan fungsi yang tidak modularitas.
  2. Modul-modul yang tidak efisien.
  3. Manajemen user yang mengelola content website itu sendiri masih sangat tidak baik.
  4. Valid css dan XHTML(ampe sekarang belm ketemu referensi yang pas niih).
  5. Dll ...
Beberpa kendala di atas mengakibatkan saia membutuhkan waktu lama dalam penyelesaian pekerjaan. Kali ini saya menyisihkan banyak waktu sampai akhirnya sempat menelantarkan pekerjaan beberapa hari hanya untk menganalisa kebutuhan dalam pengmbangan ACL ini. Hari pertama ditemani dengan album travis yang berdendang di itune’s, jus mangga+susu putih, rokok class mild dan foto ASMIRANDAH di depan monitor(hehehe…OBSESI euuy!), saya telah merampungkan beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi, Diantaranya :

  • Fungsi-fungsi yang telah saya kembangkan saya kumpulkan dan reorganizer kembli agar lebih mudah dalm penggunaanny.

  • Mengadopsi beberapa interface dari website lain, salah satunya www.torent-reactor.net.
  • Mempelajari metode proses bisnis website dari penulis-penulis dalam bukunya, teman-teman bloger dan forum diskusi.
  • Scrip secure site PHP.
  • AjaX respons script dan JS Applet sebagai optimizer proses.

Selesai dengan analisa kebutuhan saya menyelesaikn desain table awal untuk ACL ini sendiri, lalu saya relasikan :

ada relasi yang penggambaranny mash sedikit keliru ex: table modul dan table group_control seharusnya N ke N (banyak ke banyak)’
Tools yang saia gunakan :
  1. Windows XP professional (hehehe..kacang yaah..peace aargh!!)
  2. Kalibrasi monitor Samsung 959NF_date
  3. Apache Web Server Version 2.2.4
  4. PHP Script Language Version 5.2.3
  5. MySQL Database Version 5.0.45
  6. Macromedia Dreamwever 8 Sebagai editor script site yang handal.
  7. Adobe Photo Shop 7.0(yang versi jebot aj laah!)
  8. SQL YOG Enterprise GUI v.7.02 sebagai GUI DBMS.
  9. Browser Mozilla v.3.0.1.
Huuuf segini dulu nih hasil yang saya dpt di hri pertama..entah besk atawpun kapan saya lanjutkan..bye!!

Senin, September 22, 2008

Multiple Delete!

‘NO SPACE FOR NEW MESSAGE’, pesan yang saya baca ketika terbangun oleh sms di tengah malam. Membuka inbox hp saya yang nampak angka 135 sms, wajar klo hp ini tidak bisa menampung sms lagi, maklum hp saya masih seri ‘jeboth’. Membuka inbox, tapi saya langsung menghela napas yang cukup panjang, saat sadar inbox saya dipenuhi oleh sms yang didominasi ‘orang’ yang sama. Bingung menghapus yang mana, akhirnya saya baca kembali beberapa sms dari sekian banyak sms ‘orang’ tsb. Tapi apa? Di tengah malam menjelang sahur saya hanya mendaptkan hati yang miris karena membaca sms-sms itu, kebanyakan puisi, ucapan di pagi dan malam hari yang berbumbu rasa sayang dan cinta. Haaa’h! akhirnya sms tiap sms saya baca dan saya hapus, tetapi makin saya baca sms-sms tersebut makin membuat saya miris. Langkah cepat saya ambil dengan memilih option delete all message from inbox. Alhasil inbox saya kosong, dan langsung saja sms yang belum masuk ke inbox karena penuh, menampilkan icon amplop yang masih tertutup, segera saya buka sms tersebut, ternyata dari seorang teman yang mengkonfirmasikan pekerjaan yang insyAllah akan dikerjakan di Brunei selepas lebaran tahun ini. Kembali rebahan karena masih dihinggapi rasa kantuk yang berat, tetapi pikiran saya mulai kacau, dipengaruhi sms-sms dari ‘orang’ tsb yang saya hapus sekaligus.

Mengingatkan saya hub.yang berumur jagung kemarin. Hanya mengencangkan genggaman di selimut menandakan kekesalan hati. Sudahlaaah…..! sekarang hilang sudah semwa yang berhub. Dengan orang tersebut. Sms2 yang memenuhi inbox, folder foto, postingan di BLOG, no handphone yang bisa dihub. Dari smwa handphone di rumah ini tidak ada yang menyimpan lagi nomor tsb, foto dan arsip2, setelah sebelumny seluruh ‘perangkat’ yang berhubungan dengan ‘orang’ itu di bumi hanguskan. Seorang teman yang tidur di rumah membantu membawa pergi ‘perangkat’ itu agar tidak bisa saya temukan. Sulit untuk membunuh!!

Minggu, September 21, 2008

Bagaimana Manusia menjalani hidupnya??

Apa yang diperlukan manusia untuk menjalani hidupnya dengan penuh ketenangan, ter’ilham dari tausyiah tarawh kmrn SABAR & IKHLAS. itu salah satu bagaimana agama mengajarkan manusia menjalani hidupny. Karena hidup tidak FLAT (aristoteless), hidup manusia penuh fluktuasi(naik dan turun). Manusia berada pada titik tengah antara titik naik dan titik turun. Titik naik diharuskan bersyukur, dengan kata lain kita tidak boleh terlena pada apa yang telah tuhan anugrahkan dengan segala kelebihan kita, entah itu harta, rupa dan nikmat lainnya kesemuanya itu hanya aksesoris. Begitu pula ketika manusia berada pada titik terbawah, manusia jangan sampai mengalami stuck’nasi ketika manusia berada titik terbawah tersebut, pada saat itulah manusia diharuskan berSABAR dengan segala cobaan yang menderanya lalu apa indicator manusia itu SABAR DAN IKLHAS??
  • Mempunyai cinta,
  • Kerja keras,
  • Berdo’a,
  • Dan mempunyai paradigma bahwa kita akan SEGERA menemui’Nya

CINTA.
  • Manusia mempunyai beberapa kategori cinta ;
  • CINTA yang mutlak (MANUSIA dan TUHAN).
  • CINTA yang tidak terbatas (ORANG TUA dan ANAK)
  • CINTA yang mempunyai rasa BOSAN (konsumtif akan barang2 duniawi)

KERJA KERAS
  • Kerja dengan cerdas,
  • Kerja dengan semangat,
  • Dan kerja dengan iklhas karena terkadang pekerjaan yang kita lakukan dengan cerdas dan keras atau sungguh-sungguh masih tidak dihargai oleh manusia, disinilah keikhlasan akan pekerjaan tersebut dibutuhkan sehingga pekerjaan sesulit, serumit apapun akan kita kerjakan dengan mudah karena kita ikhlas mengerjakannya.

BERDO’A.
Do’a adalah senjata umat yang paling ampuh di saat seperti apapun kita diharuskan berdo’a entah itu bersyukur atawpun memohon pertolongan.

PARADIGMA KITA AKAN SEGERA MATI.
Manusia yang mempunyai paradigma ini akan melakukan segala aktivitas dengan tidak percuma-Cuma, dengankata lain segala yang dikerjakan diharapkan bermanfaat bagi dirinya sendiri dan orang lain.

SEMOGA KITA MENJADI ORANG YANG SABAR & IKHLAS DALAM MENJALANI HIDUP INI, SELAMAT BERPUASA.


Prolog malam ini!


Sepulang dari pekerjaan coba tuk rehat sebentar dari jenuhnya hari-hari, siguros dengan hoppipolla berdendang di itunes. Teringat jum’atan kemarin sya membeli sbuah peci haji yang memang saya idamkan beberapa minggu ini dari pasar jumat di masjid Al-Aqobah I, membuka plastic berwarna hitam pekat,mata saya langsung tertuju bukan pada peci yang saya beli tetapi lembaran kertas berwarna lembut yang ada di dalam plastic tersebut. Saya buka lipatan ke duanya yang langsung menampakkan tulisan yang tertatan rapih dengan tatanan kata yang lembut. Mungkin secara deskriptif dari sisi saya sebagai objek yang langsung dlibatkan dalam surat itu dapat menggambarkan atw menuliskan kmbali intisari dari surat itu, secara hiperbola. Ditambah sebuah tulisan dari sosok temn lama yang saya mintai izin untk saya posting tulisannya di blog saya, karena saya dah kehabisan ide tuk menulis:

“ Hari ini jum’at ke 3 di ramadhan tahun 1429H. sosok teman laki-laki di masa kecil yang dulu saya remehkan karena postur tubuhnya yang kurus, rambut keriting dengan sepeda sebagai kendaraan ke sekolahny dulu, sekrang telah mengembangkan bagaimana aku ’berfikir’. Hari ini bersama dia kami menuju masjid dimana dia melaksanakan ibadah jum’ahan(itu bahasa dia yang dilontarkan dengan logat sunda yang cukup kental). 2 jam aku menunggu dia di ruang perpustakan masjid itu, setelah terdengar ricuh jamaah lain yang mulai selesai beribadah, aku menuju rak alas kaki tempat dia menitipkan sepatu converse putih polet abu-abu. Cukup lama dia tidak keluar dari pintu mesjid utama, beberapa saat kemudian dia keluar dengan mengacak-acak rambut yang baru dipotongnya sebelum jum’atan di salon tante ku. Sambil mengangkat alis kepada jamah lain yang menyalaminya dan disalaminya..ekspresi yang cukup membuat saya tertawa kecil (entah lucu ataw geli). Dia berkeliling mencari sepatu yang dia pakai, aku bingung bukankah sepatu dia diletakkan di rak dekat aku berdiri, kenapa dia malah memutari lantai batas suci dan mengacak-acak sepatu dan sandal jamaah lain dengan kakinya. “Gar sepatu kamu kan ad di rak!” teriak aku dengan sedikit bingung. “Iya ran tapi sepatuny teh ga ada!” balas dia lembut tapi tegas, aku bingung lalu aku ikut mencari karena aku hapal bentuk dan warna sepatunya. Tiba-tiba dia bilang “ran kamu tunggu dulu yah egar mu ke pasar jum’ah dulu di depan, mu beli peci niih..nti keburu tutup..hehehehe (sambil tertawa nyengir!). dia meniggalkan pencarian sepatu nya dan beranjak dari lantai masjid yang indah menuju aspal jalanan hitam nan panas dengan tidak menggunakan alas kaki. Terlihat dia sedikit menjitjitkan bagian belakang telapak kakinya karena panas aspal yang menyengat. Tak lama kemudian dia kembali dengan membawa plastic hitam lalu dia titipkan padaku. Dia terduduk didepanku dengan menghela napas tanpa mengeluarkan sepatah kata apapun, hanya gerakan alis yng terlihat dari ekspresi wajhnya yang lonjong. Bebrapa menit kemudian dia menghampiri petugas mesjid dan berbicara pelan, entah apa yang dibicarakannya. Lalu petugas mesjid itu memberikan sandal biru lusuh. Aku hanya bisa melihat mereka berdua dengan tatapan bingung. Lalu dia mengajak ku pulang, menuju parkiran aku bertanya, “memank sepatu kamu kemana gar??”..”yaah ilank ran kan gada tuh di rak ataupun di selaan!(sambil tersenyum datar)”.. ekspresi yang sangaaat tenang!! Kenapa?? Karena aku taw dia sangat sayang dengan sepatu pemberian ibu ny tersebut, sesekali terlihat oleh ku dia menyeka debu di sepatu itu dengan teliti walaupun sudah lusuh. Pembawaan dia yang seadanya, sikap yang ramah, cara berfikir yang sangat tidak bisa aku mengerti tapi membuat aku berfikir keras dan realities walupun apa yang dipikirkannya terkadang terkesan egois, bahwa apa yang dikeluarkan dari mulutnya telah melalui proses pemikiran dia yang berulang-ulang. Semua terlihat ketika dia mengambil keputusan tuk beberapa hal. Begitu juga tuk acara yang kami adakan dengan teman-teman kami malam ini, bahwa dia hany bias mengikuti buka puasa karena dia juga tidak ingin meninggalkan tarawh. Selepas dari masjid dengan kehilangan sepatu dia mengajak ku kerumahnya tuk mengembalikan titipan obat ibunya yang kami beli dari rumah kesehatan sebelumnya. Setiba di rmahny, aku melihat rumah yang tidak begitu besar, dengan beratapkan seng yang bmulai berkarat tetapi halamn rumahnya cukup luas dengan koleksi tanaman hias. ibu nya membukakan pintu, Nampak wajah bersahaja yg cukp muda dibanding dengan ibuku, dengan ciuman kecil di tangan ibunya dan mengucapkan salam kami masuk kerumah. “niih ran rumah egar dari dulu juga gini, mklummin aja yah!!” terlihat perabot-perabot tua dan klasik menghias rumah sederhana itu. Lalu aku permisi ke kamar kecil untuk mengambil wudhu. Aku dipersilahkan ibunya tuk sholat di kamar anaknya, baru pertama kali aku masuk kamar laki-laki selain kamar adik-ku. Kamar yang cukup eksotis tuk ku dengan pampflet-pamflet propaganda2, kecaman2 dan intimidasi atas politik yang tidak merakyat(itu yang dia critakan). Boneka shrek dan ioer tergeletak di atas tape yang terhubung ke PC ny, Al-Qur’an An-nur merah Ayat pojok bergaris yang berada di atas meja pendeknya. Asbak rokok yang bersih tanpa abu rokok, foto-foto dia dengan teman-teman kuliah dan sepupu-sepupu kecilnya sewaktu liburan yang ditempelkan pada stereofoam merah, memo-memo pekerjaan yang harus dia selesaikan sebelum ke Brunei, miniature pesawat dan karakter cartoon, buku-buku literature computer, latahzan, the girlz of Riyadh yang digeletakkan di atas kasur tidurny..ke semua itu hanya sebagian objek-objek dikamarnya yang saya nikmati sebagai pemandangan baru. Selesai sholat dan memandangi seisi kamarnya yang saya nikmati, mata saya tertuju pada memo kecil di monitor PC ny, bertuliskan “Mempunyai cinta, Kerja keras, Berdo’a dan mempunyai paradigma bahwa kita akan SEGERA menemui’Nya“. Hanya memiringkan kepala membaca memo tersebut bingung ap yang aku pikirkan dari maksd memo itu. Tidak beberapa lama kemudian dia masuk dengan wajah basah dan menyeka mukanya dengan handuk bergaris hijau dan biru. “Raan! Duduk iih…” dia menyuruhku unutk duduk tenang karena aku merasa sedikit risih di kamar laki-laki, “Gar gapap niih di kamar kamu??” tanyaku..”laah emank np?? Sholatkan?? Puasakan??” jawab dia.. ”iyaaa!!” jawabku kembali dengan memukul lengan kurusnya, “lalu dia mengajak ku kembali k ruang tamu sembari menunggu sms temannya. ”…………………………………………
Banyak cerita yang kami bahas dari maslh pekerjaan, musik, film, agama, literature ber-organisasi, etika profesi, computer, keadaan social sekitar. Suntikan semangat dan gaya berfikir juga dia lontarkan, terkadang bahkan sering diselingi dengan teori-teori atau falsah-falsah yang membuat ku memicingkan mata sambil menatapnya. Dia membuka hp nya yang bergetar..seketika itu juga dia beranjak ke dapur menemui ibunya dan kembali pamit, aku pun segera mengikutinya. Waktu sudah lewat Ashar saat kami tiba di rumah temannya, di sana sdh ada teman-teman dia, Gogo, didi, budi, agus dan beberapa orang lagi yang memang menunggu kedatangan dia. Langsung mereka berdiskusi tentang computer, aku yang duduk di depan tv mendengar pembahasan mereka yang jujur aku tidak mengerti dan sering terdengar dia yang memulai pembahasan..1 jam lebih mrka berdiskusi, dan akhirnya aku tertidu,r baru memejamkan mata aku dibangunkan dia yang bernyanyi LOVE WILL TEARS US APART kencang di dekatku. “Ran langsung ke rumh ZI’o yu!?..dah mu buka niih”
Setiba di rumah zi’o kami kembali bercerita panjang lebar tentang apa yang kami kerjakan selama ini bahkan menyerempet ke masalah pribadi. Aku yang sudah terlanjur bercerita banyak tnt mslh pribadi ku, mncb memancing dia tuk bercrta tnt maslh ‘pribadiny’..sungguh seTEGAR namanya..dia hanya menggiit bibir bawahnya dan membesarkan bola matanya, jika aku pojokkan dengan pertanyaan itu dan tidak satu patah kata pun keluar dari multnya yang mencrtakan maslh pribadinya. Waktu berbuka pun tiba..selepas shlat maghrib dia berpamitan tuk tarwih di masjid tempat dia jum’ahan tadi siang! Dengan bersalaman kami mengucpkn slam perpisahan krn besok aku kembli ke makassar tuk menyelesaikan tesis’ku, pengantar crta yang berkesan ketika……………………………………..”

Itu adalh sebagian crt tnt saya dan beberapa tmn…yang disampaikan dari tulisan seorang ‘temn lama’, dimana saya diposisikan sbg seorang sosok yang bersikap tegas, bersyukur jika ad yng mengaggap saya seperti itu, karena jujur malam ini saya mash sangat ‘melempem’ dengan hubungan yang tidak sehat beberapa hari ini yang baru saja berakhir. Mencoba untuk tidak peduli(jujur sulit, sakit hati!),Biarkan smwa kmbali ke 10 tahun lalu dimana saya dan ‘dia’ (yang saya crtakan dlm posting sebelumnya) menjalani aktivitas tanpa ada otoritas yang membatasi, lupa bahwa ada status mendarah daging yang melekat pada kami, Dimana komit yang ‘Dia’ buat,,yang dia lontarkan melalui sms? Sayang semua yang berbau ‘Dia’ sdh saya bumi hanguskan sehingga apa yang di publish tidak bisa saya baca atau ingat kembali tuk menjadi bahan peremahan & maap saya sudah tidak peduli!..sekarang biarkan kami, biarkan ’Dia’ dengan teman-teman barunya dengan segala kecerian, kegilaan dan aktivitas nya dan saya dengan diri saya sebagai pembenahan kembali dari sifat ‘egois’ saya……………..

“biarkan dia pergi perlahn seperti pasir disapu angin yang bertiup lembut di atas hamparan padang pasir, lama pasti menghilang”


prolog malam pengantar tidur!

Wassllam………..

Kisah ibu untuk hari ini, besok dan seterusnya!

Kmrn seorang teman kembali mengajak saya untuk mengikuti sejenis ‘training keagamaan’ yang sudah popular secara nasional, dengan mengusung konsep mengenali diri sendiri. Beberapa tahun yang lalu dia juga menwarkn saya tuk ikut training tsb dan kali ini dia mngajak saya kembali dengan ongks biaya training yang lebh murah yaitu Rp.300.000, klo beberapa tahun kmrin ongkos training itu untuk saya terbilang mencekik leher yaitu Rp.1000.000,00. tetapi tetp saja sekrang biaya 300rbu itu mash sangat berat saya keluarkan hanya sekedar untuk mengikuti training. Dilihat dari segi barokah bukankah lebh baik jika 300rbu itu saya gunakan untuk kepentingan bersama atau bisa saya gunakan sebagian dan sebagian lagi tuk diberikan pada yang membutuhkan, memang smwa dipengaruhi factor finansial sesoang. Tetapi konsep yang saya usung adalah mutlak, bayangkan jika semwa orang yang mengikuti ‘training’ berpikiran tuk lebih menggunakan uang tsb untuk kemaslahatan bersama, toh di agama juga diajarkan untuk berbagi. Bukan ny tidak mulia atw tidak mendapatkan pahala mengikuti training itu, hanya saja jika dibandingkan dengan barokah uang yang didaftarkan untuk kepentingan bersama mana yang lebih mulia?? Itu yang di alkisahkan, bagi saya agama dan ilmu pengetahuan adalah bebas serta gratis, tidak perlu mematok nominal tertentu untuk dapat memetik buah yang ada di dalam kandungannya, yang mahal adalah pendidikan. Semua gaya pemikiran saya tidak terlepas dari ibunda saya yang mengajarkan tatanan hidup secara praktis bukan hanya konseptual. Ditambah factor beliau adlah single parent yang dalam masa membesarkan saya dipenuhi dnegan beribu rambatan.
Hari ini tubuh beliau yang mulai sakit-sakitan membangunkan saya dari tidur siang, ibu meminta ditemani ke daerah barrack tuk menagih uang kontrakan sodaranya..sudah sering memang saya menagih uang kontrakan dengan ibu. Tetapi kali ini karena tubuh ibu yang sedang sakit membuat saya sedikit khwatir utk pergi dengan beliau. Tetapi beliau bersikeras untuk ikut..akhirnya saya mengambil sweater dan mulai menghidupkan motor yang sudh berumur 10tahun itu! Setiba di sana terlihat daerah yang bisa dibilang perkampungan kecil dan terpelosok dari sudut2 kota, ibu turun dari motor dan mulai menyalami penghuni kontrakan, saya yag berdiri di depan pintu melihat aktivitas ibu dan penghuni tersebut. Terlihat penghuni yag memberikan selembar amplop tebal, di tambah dengan lembran uang berwarna merah yang diselipkan di antara tangan dan amplop, ibu meraih tetapi segera mengembalikan uang yang diselipkan tadi..bingung!!? kenapa uang itu dikembalikan, lalu terlihat si penghuni kontrkan yang menyodorkan kembali dan kembali ibu yang mnolakny secara halus. Kejadian itu berulang beebrapa kali sampai akhirnya uang itu dipegang si penghuni..akhirnya ibu keluar dan berpamitan sekailgus mengucapkan slmt beribdh puasa dan idul fitri(walupn mash 1 minggu lagi)..di atas motor aku menanyakan perihal kejadian tadi, lalu ibu menceritakan scara perlahan. Sungguh watak ibu ku yang sangat aku banggakan, uang tersebut adalah uang jath tempo beberapa minggu karn keterlambatan mereka yang harus membayar beberapa minggu kmarn, tetapi ibu tidak menerimanya dengan alsan mash banyak yang bisa kalian lakukan dengan uang itu, dengan itikad baik membayar kontrakan + uang jatuh tempo saja itu sdh melegakan… aku hanya bisa tertawa kecil.
Kami mampir di sebuah bazaar makanan untuk membeli makanan sahur, karena besok saya mengadakan sahur bersama di rumah teman dekat, bebrapa jenis makanan ibu belikan dan kami keluar dari parkiran, ketika ibu menyodorkan uang parkiran kepada tukang parker, si tukang parkir menolak dan mengembalikan uang tersebut kepd ibu..kejadian di rumah kontrakan tadi terulang kembli…kali ini ibu memberikan uang nya dan cepat-cepat menaiki motor terlihat beberapa senyum dari tukang2 parkir disana sembri mengucapkan banyak terima kasih, saya kembali menanyakan kenapa mereka mengembalikan uang tersebut, ibu juga tidak tahu alasan mereka apa menolak uang itu, iu hanya bilang jangan pernah merebut hak-hak mereka yang bekrja secara halal berapa pun nominalnya itu adalh hak mereka!
Semoga ibu selalu ditunjukkan jalan oleh Allah SWT kepada kebaikan dunia dan akhirat…hanya tuhan yang maha mengetahui segala sesuatu ny dan terbaik tuk umatnya!!!

Minggu, Agustus 24, 2008

Pak jangan di.......!!!

Hari ini hari pertama kerja gw di RS, gw lagi ngembangin web niih RS. Tapi berhubung hari pertama jadi segala kebutuhn gw belum terakomodir, akhir ny gw jalan2 di seputaran rumah sakit berlantai 5 itu. Pas gw naek ke lantai 4 ternyata ad play ground anak-anak...(waah hobby bangt gw ngejahilin bocah), alhasil dari pada gw ga da kerjaan mending gw ikut nimbrung ma mereka, niat gw yang mu ngusilin mereka pudar lah sudah, ternyata gw jadi bahan siksaan mereka gw diinjek, di doronk, rambut gw yang kaya bonsai ini dijambak. Dan anehnya lagi si mba-mba baby sister dan para ibu yang ada di sana ngebiarin anak-anknya nyiksa gw mpe kaya ’sapi perah’ ditambah cekikin mereka..aduuuh gw tambah gilaa... akhirnya dengan nada lembut gw bilang ”De! Udahan yaah egar mu ke WC niih (hmm basi amat alasan gw ya’..)”. Bukannya ngash kesempatan gw tuk ke wc, eeh mereka malah teriak-teriak ..”Arggghh...hwwaa...uuuui..”
aaah tolonk tuhan mkhluk mu yang teraniaya ini. Tuhan memang maha mendengar datang lah si cleaning service yang mengiinformasikan kalaw ground ini akan dibersihkan ke para ibu dan baby sister yg lagi nunggu bocah ny maen dan sedang gencarny menganiaya gw. Akhirnya mereka mulai ngebujuk anak-anakny tuk mengakhiri penderitaan yang mereka berikan ke gw..huuuf LEGA!! Langsung gw berdiri ngerapiin kemeja dan rambut gw yang kaya abis diperkosa, tiba-tiba ’ka egar lya mu calam...!!!” yaap itu salah satu bocah yang ikut nyiksa gw, entah dengan pearasan bersalah karena udah puas nyiksa gw atau iba, ntu bocah ngedatangi dan memeluk kaki gw yang panjang hany tuk berpamitan...how cute are u lyla.
Beralih dari ground ’sapi perah’ gw turun ke bawah menuju ruangan gw, disana udah ada pak lugiwo si operasional keuangan yang sedang utak-atik komputer. Sebagai karyawan baru nan budiman gw bertegur sapa. ”Kenapa am PC nya pak??”..tanpa basa basi beliau ngebalas sapaan gw dengan rentetan pertanyaan tentang computer. WHAT DE HELL LAH pak. Gw orang ny GA MU AMBIL PUSING , jadi tuh komputer langsung gw ’gerepe-gerepe’ sesuai keluhan beliau kalo komputer itu susah hidup..pas gw lagi ngutak atik tombol power dan keyboard gw ngeliat tangan tuh bapak lagi ngerogoh kabel power dari UPS ke CPU, spontan gw bilang ”Pak jangan di....................!!” belum selesai kalimat gw, si pak lugiwo teriak hiteris dengan logat jawany yang kental dan seketika itu juga ngebul asep dari belakang CPU…”Aduuuh…aduuh!” sambil merintih kesakitan pak lugiwo yang kaget ngeliat gw. ’KO nyetrum??” itu yang keluar dari mulutnya pertama kali setelah asap yang mengepul di ruangan itu reda. Gw yang nahan ketawa ga bisa berbuat banyak, gw hanya bertindak tegas yaitu menutup mulut gw yang NYENGIIIR LEBAR. Apa beliau ga taw klo tuh kabel punya aliran listrik dinamis yang tegangan ny cukup gede?? Dasar.
Akhirnya dengan wajah malu pak lugiwo berdiri lagi dan bilang ”gar tolong benerin tuh PC??” whaat d hell daah! gw yang di suruh ngerepair?? Yaah mu ap lagi!? gw bocah baru di sini mu ga mu harus jadi sapi perah. Selepas si bapak dengan wajah malu’nya meningglkan ruangan, gw ngakaaakak sengakak-ngakaknya... ”SOTOY siih!!!”
Ha’ empty day beib.

Re................!!!!!! !!!!!!!!

Rehat bentar dari kerjaan gw yang bisa dibilang penyebab insomnia gw selama 3 tahun ini, palagi klo buka nge’coding. kali ini gw harus ngebangun aplikasi pengolahan nilai try out berbasis web dari sebuah bimbingan belajar lokal. Seharusnya malm ini gw diksusi di KFB (KOMUNITAS FAJAR BARU) ngebahas tentang kaum hetero di zaman kapital sekarang. Tapi karena tmn-tmn yang jam’nya pada abis batre, seharusnya jam 5 di sana tapi ampe stngh 6 ga nongol-nongol, so gw dengan akurasi dan emosi yang tinggi, lbh milih pulang yag penting gw dah stand-by ..*DICKS lu pada haaa’.
Jari dan otak gw yang mulai lemas gara-gara nari di atas keyboard dan memeras sari pati celebrum, akhirnya menuntut gw tuk rebahan di atas kasur..dengan lega nya gw meng’Geliat di atas kasur tipis nan buduk yang jadi permadani tidur gw ..hohohohoho!! disamping insomnia, gw sedang menderita DEMORALISASI, kenapa?? Gw ngerasa kaloo gw sedikit ataw bahkan egois tuk ukuran manusia sosial yang hidup di lingkungan yang penuh asah,asih dan asuh. Cwe gw yang beberapa hari ini gw bikin sebel dengan tingkah gw yang dibilang ga mengerti dan pahami akan apa yang udah di kerjakan, ngertiin gw, selalu gw anggap hal yang biasa, ribut gara-gara hal sepele jg udah mendera kita beberapa kali..dasaar gw yang tobat sambel berpuluh puluh sms permintaan maap dah sering gw lontarkan tapi ga da perubahan di sifat gw tuk seseorang yang gw nilai ”DIA MEMANG SAYANG GW!!”...ayoooo gar grow-up. Entah apa yang dipikirkan gw, sampai2 gw mash egoistik seperti ini..”maap ji”...itu yang selalu gw lontrkan klo gw dah ngerasa down bagt..klo gw lagi batu nyaaa..uuuh nge-batu ataw diam seribu bahasa jadi jurus ampuh gw.
Ada yang harus gw lakukan ke diri gw..KALIBRASI OTAK pun daaah sering gw kerjakan tapi lagi-lagi gw mash kurang sensitv dengan ap yang diinginkan cwe gw itu..gw takut gw menjadi orang yang tidak peduli. Klo sekarang gw deket dia, gw bakal meluk dia dan minta maap semaap-maap ny orang yang sungkeman mu nikah..hjojojojojojoo...sueer yank!! Gw dah bersyukur dy mash bertahan di samping gw smpai sekrng. Hal yang seharus ny gw lakukan tuk dia dan orang laen adalah mengesampingkan egois gw tuk bisa mencapai konsolidasi yang baik. Tapi sekarang sepertiny gw harus adaptasi ulang dengan segala kelemahan dan kelebihan yang kita miliki masing-masing, bukan suatu keterpaksaaan toh, gw nilai ini sebagai sesuatu kebutuhan.. hub jarak jauh ini emank harus dipelihara dengan tingkat kepercayaan yang tinggi
Hwaaaaaaaaaa gw mumeth!!!..Gw beralih ke ruang tamu dan ikut ngobrol dengan ibu dan teh tina yang baru datang dari bandung, si ibu dan teh tina yang ngobrol tnt ini..itu,dan gw hany menjadi pendengar yang baik. Pas gw mu beranjak ke kamar mandi, keluar kalimat.
Teh tina :
”eh neng si egar teh ayeuna mah leuwih cicingan’nya budakna mah!!”

eeh kaka beradik itu langsung cekikikan..dan gw hany bisa tertawa kecil.langsung aj menuju kamar mandi. DAMN!! Emank setelah masa-masa transisi gw, gw ber-ideologi ”lebih baik diam dan sekali ny ngomong berboboth!!’ hahahahahahahahah

 
Copyright  © 2007 | Design by uniQue| Maintenance by egarChandra| Icon from FamFamFam| Powered by Powered By Blogger